Pencarian terakhir:
{{tmpObj[k].text}}Koleksi Perpustakaan
Jurnal Kebijakan Dan Manajemen ASN
Dalam rangka mendukung reformasi birokrasi secara sistematis, komprehensif, dan
berkesinambungan, maka Civil Sevice Jurnal Kebijakan dan Manajemen ASN hadir untuk menjawab
tantangan global di bidang manajemen ASN. Civil Service Jurnal Kebijakan dan Manajemen ASN terus
berupaya untuk menyajikan berbagai pemikiran dan gagasan konseptual, baik dari hasil penelitian,
kajian, aplikasi teori maupun tinjauan kepustakaan, yang berkaitan dengan kebijakan dan manajemen
Aparatur Sipil Negara (ASN). Tujuan utamanya adalah sebagai wahana diseminasi dan sosialisasi
Berdasarkan
data
BKN per 23 Januari 2025 diketahui bahwa baru 42
Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang menerapkan Manajemen Talenta ASN di instansinya
(6,6% dari total Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah yang ada di Indonesia). Salah satu
penyebab masih rendahnya penerapan Manajemen Talenta ASN tersebut ialah infrastruktur yang
kurang memadai di antaranya anggaran yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pelaksanaan APBN dan APBD
mengalami efisiensi berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 sehingga penerapan
Manajemen Talenta ASN diproyeksikan akan terdampak. Dampak efisiensi APBN dan APBD diprediksi
akan mempengaruhi penyelenggaraan Manajemen Talenta ASN yang meliputi akuisisi talenta,
pengembangan talenta, retensi talenta, penempatan talenta, serta pemantauan dan evaluasi. Untuk
meminimalisasi proyeksi dampak tersebut, artikel ini juga menyediakan langkah-langkah solutif yang
dapat diterapkan dalam Manajemen Talenta ASN berdasarkan hasil penelitian-penelitian sebelumnya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan studi literatur
terhadap peraturan, buku, dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi anggaran
akan berdampak pada penerapan Manajemen Talenta ASN.